Selain fungsi utamanya sebagai ruang ibadah, sebuah mesjid jami merupakan bangunan penting untuk mempertahankan eksistensi peradaban muslim di suatu pemukiman. Karenanya keberadaan sebuah mesjid dianggap perlu dalam rangka syiar dan imaroh kaum muslimin di tengah kehidupan masyarakat beragama.

Al-ihsan merupakan sebuah mesjid jami di cianjur yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an , didirikan oleh pendirinya yaitu seorang saudagar yang bermukim di kampung bojong meron dan hingga sekarang nama beliau diabadikan menjadi nama sebuah jalan di lokasi tempat berdirinya mesjid jami al-ihsan (Jl. K.H Muhammad Nuh) yaitu di kampung bojong meron kelurahan solok pandan, Cianjur – Jawabarat.

Seiring berjalannya waktu dari mulai berdiri sampai sekarang, al-ihsan menjadi sebuah mesjid yang ramai dikunjungi umat muslimin, baik masyarakat sekitar juga pengunjung dari luar lingkungan mengingat lokasi mesjid berdiri ditengah pemukiman warga dan tidak jauh dari keramaian pasar dan pertokoan kota cianjur.

Dalam perkembangannya mesjid ini telah beberapa kali mengalami renovasi dan perluasan yang bertujuan agar mesjid tetap ada dan menampung semakin banyak jamaah juga berguna untuk kegiatan – kegiatan yang bersifat keagamaan.

Maka dari itulah sejak dahulu di mesjid jami al-ihsan sudah dibentuk badan pengurus / Dewan kemakmuran mesjid (DKM) sebagai penyelenggara kegiatan-kegiatan keagamaan seperti Sholat berjamaah 5 waktu, Sholat jum’at, Sholat hari raya, Pengajian rutinan bapak-bapak, Ibu-ibu dan magrib mengaji untuk anak-anak. Selain itu pada moment-moment tertentu al-ihsan juga kerap mengadakan event keagamaan seperti peringatan mauled nabi dan isro mi’roj, kuliah subuh ramadhan, badan amil zakat dan lain-lain.

DKM al-ihsan merupakan para sesepuh, guru, warga dan aparatur setempat yang bekerja sama dalam rangka meningkatkan kegiatan peribadatan masyarakat sekitar mesjid dan umum. Dalam menjalankan amanatnya, DKM al-ihsan dibuat dlam bentuk organisasi agar setiap perencanaan mudah direalisasikan karena memiliki control masing – masing bidang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *